Home
Tentang Kami
E-kajian
Informasi Koperasi & UKM
E-majalah Info Koperasi dan UKM
Smecda E-Book
Kebijakan
Aplikasi DSS Feasibility Study
Teknologi Tepat Guna
Sistem Informasi Data Dasar Kop & UKM Terpilih
Informasi Asean
Informasi KUR
Kerjasama Portal
Statistik Data Koperasi dan UKM
Kegiatan
Modul Pelatihan
Koperasi Tak Kenal Maka Tak Sayang
Web UKM
Produk-Produk UKM
Produk Hukum

SME-COOP e-Book

Buku tentang Perkoperasian dan Usaha Kecil Menengah

   

Daftar isi

STRATEGI PENGUATAN UKM MELALUI PENDEKATAN KLASTER BISNIS

Konsep, Pengalaman Empiris dan Harapan

Oleh: Noer Soetrisno

 

   UKM memiliki posisi penting dan strategis dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Namun demikian selama ini pendekatan pembinaan terhadap UKM masih terkesan didominasi oleh Pemerintah dengan corak sektoral yang menonjol dan sepotong-potong. Hal ini berakibat tidak adanya dukungan memadai untuk mempertahankan dan mengembangkan "keunggulan" UKM, berupa "fleksibiltas" dan "dinamika" dalam menghadapi perubahan.

"Strategi Penguatan UKM Melalui Pendekatan Klaster Bisnis" muncul seiring dengan dibentuknya Badan Pengembangan Sumberdaya Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (BPS-KPKM) dengan tugas mengembangkan sumberdaya UKM agar fleksibel dan dinamis dalam menghadapi perubahan lingkungan usaha disekitarnya. BPS-KPKM mencari terobosan membantu pemulihan ekonomi melalui strategi yang fokus, efisien dan mempunyai fungsi akselerasi perubahan. Dengan pengalaman historis pembinaan usaha kecil di Indonesia serta dunia, maka BPS-KPKM menetapkan pengembangan sumberdaya UKMK melalui pendekatan klaster bisnis akan mampu memenuhi harapan itu.

Konsep, pengalaman empiris dan harapan terhadap Strategi Penguatan UKM melalui pendekatan klaster bisnis, ditulis oleh Noer Soetrisno, orang yang terlibat langsung dalam pengembangan UKM baik secara teori maupun praktek berkait dengan posisinya sebagai Wakil Kepala BPS-KPKM. Pilihan Strategi berupa peninjauan kembali peran-peran stakeholder UKM dalam klaster bisnis, dengan melakukan transformasi dari birokrasi pembinaan menuju pengembangan industri jasa layanan bisnis telah memunculkan gerakan baru pengembangan UKM di Indonesia. Hal ini ditandai dengan munculnya sentra-sentra UKM di BDS Provider di seluruh pelosok tanah air.

Sebagai kerangka acuan, isi buku kecil ini sangat layak untuk digunakan sebagai salah satu pilihan strategi dalam pengembangan UKM di Indonesia. Program pengembangan Sentra UKM yang saat ini sedang dan terus akan berjalan, akan menjadi menarik manakala semua penggiatnya punya pemahaman dan visi yang terus terbaharukan, seiring dengan dinamika dan fleksibilitas UKM itu sendiri.

 

 Kembali

 smecda 2011